Begini Cara Menanam Durian Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Cara menanam durian dari biji agar cepat berbuah bisa Anda coba ketika ingin mengembangbiakkannya. Selain cangkok dan menanam bibit durian yang dijual di toko pertanian, Anda juga bisa menyisihkan biji dari durian untuk ditanam. Metode ini biasa dicoba oleh banyak orang karena cukup mudah mendapatkan biji durian.

Terlebih lagi bagi mereka yang hobi makan durian. Daripada membuang biji durian setelah dimakan, mengapa Anda tidak mencoba untuk menanamnya. Dengan langkah-langkah yang tepat, biji tersebut nantinya bisa menjadi pohon yang menghasilkan banyak buah durian.

Jika selama ini Anda belum mencoba karena masih bingung, maka sekarang bisa menyimak cara menanam durian dari biji agar cepat berbuah sebagai berikut.

Cara Menanam Durian Dari Biji Agar Cepat Berbuah

 

1. Memilih Bibit Unggulan

 

Langkah pertama yang harus Anda lakukan pastinya memilih biji durian untuk ditanam. Jangan asal pilih, karena ini menentukan bagaimana kualitas pohon durian kedepannya. Apakah bisa tumbuh besar, berbuah lebat, buahnya lezat dan lain-lain.

Pastikan terlebih dahulu Anda mengambil biji durian dari buah yang berkualitas baik. Kemudian pilihlah biji yang masih utuh dan tidak keriput.

Anda bisa mengetahui buah durian memiliki kualitas unggul lewat beberapa ciri sebagai berikut:

Buah durian berpenampilan menarik.

Durinya berbentuk piramida dan berukuran besar.

Bentuk buah elips, beraturan dan tidak memiliki belimbingan. Kalaupun ada itu hanya samar-samar.

Tangkai buah relatif pendek.

Daging buah pulen dan berwarna kuning tembaga.

Daging buah manis, kering dan berserat halus.

Sementara itu, apabila Anda datang langsung ke perkebunan maka bisa mengenali ciri pohon durian berkualitas unggul seperti berikut:

Pohon durian bertajuk indah dan teratur. Terlihat seperti payung atau piramida.

Cabang pohon durian tumbuh beraturan dan banyak.

Tahan terhadap gangguan penyakit dan hama.

Produktivitas pohon tinggi.

 

2. Menyiapkan Benih Durian

 

Setelah selesai memilih biji durian yang berkualitas, sekarang kita perlu menyiapkannya sebelum ditanam. Silahkan ikuti beberapa langkah sebagai berikut:

Bersihkan biji durian dari daging buah yang masih menempel sampai benar-benar bersih.

Keringkan biji durian tersebut satu titisan.

Letakkan di tempat yang kering, diamkan selama 2 minggu.

Selesai.

Setelah melakukan serangkaian cara diatas, sekarang biji buah durian siap untuk ditanam. Silahkan Anda lanjut ke tahap berikutnya.

3. Pembibitan Biji Durian

 

Ini dia tahap yang membuat sebagian besar orang awam merasa bingung. Mereka tidak tahu bagaimana cara bibit biji durian. Nah, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan selama proses pembibitan biji durian:

Media tanah yang dipakai untuk menanam berhasil 1:1.

Agar calon akar bisa langsung ke tanah, maka penyiraman dilakukan dengan dimiringkan.

Sisakan jarak 2-3 cm apabila lokasi pembibitan besar.

Tutupi dengan plastik untuk mencegah paparan sinar matahari langsung.

Tunggu selama kurang lebih 3 minggu, sehingga biji durian memiliki 3 buah daun.

Ketika pembibitan durian di dalam polybag, maka ukurannya tidak harus terlalu besar.

 

4. Menanam Biji Durian

 

Sebelum menanam biji durian, media pertumbuhan durian perlu dibersihkan dahulu. Buatlah bedengan sebagai saluran air ketika hujan datang, sehingga tidak ada air yang menggenang.

Anda juga bisa mencegah tumbuhnya jamur yang berisiko menyerang bibit durian dengan cara menyemprotkan basamid ke tanah.

Buatlah jarak tanam antara satu benih dengan benih lainnya sekitar 10-12 m.

Buatlah lubang yang cukup untuk memindahkan benih. Setelah biji ditanam, tutup benih menggunakan jerami kering.

Sirami bininya dengan air yang cukup.

 

5. Perawatan

 

Agar cepat berbuah dan menghasilkan buah berkualitas unggul, maka tidak cukup sampai tahap menanam bibit durian habis itu ditinggal. Anda harus memperhatikan bagaimana perawatannya sebaik mungkin.

Selama periode awal pohon durian berbunga, Anda perlu melakukan pemangkasan akar. Ini bertujuan untuk mencegah tumbuhnya benih vegetatif yang tidak diperlukan.

Khusus bibit yang ditanam belum genap 1 bulan, maka harus disiram sekali dalam sehari. Jika usianya sudah lebih dari 1 bulan, maka disiram 2-3 kali per Minggu. Lakukan penyiraman secukupnya dan jangan sampai air menggenang.

Perawatan dilanjutkan dengan melakukan penjarangan. Sebab, jika bunga yang dibuhai terlalu banyak maka berisiko membuat pohon durian sekarat.

Untuk melakukan penjarangan, Anda bisa menyemprot Auksin A untuk mematikan bunga tidak dibuahi. Biarkan bunga yang masih dibuahi karena ini merupakan calon buah.

Bersihkan area sekitar pohon durian dari segala bentuk tanaman liar dan gulma. Keberadaannya bisa merebut nutrisi di dalam tanah yang seharusnya diserap oleh pohon durian.

Pemupukan bisa dilakukan dengan memberi pupuk hijau, pupuk kimia dan kompos.

Sesudah 3 bulan menanam biji durian,  Anda bisa memberikannya pupuk NPK 200 gr per pohon. Lakukan pemberian pupuk NPK tersebut setiap 4 bulan sekali.

Ketika pohon durian diserang oleh hama, Anda bisa mengendalikannya dengan insektisida atau pestisida yang dijual di pasaran. Sebagai contoh, serangan hama lebah mini yang bisa dikendalikan dengan menyemprot Hosthation 40 EC.

6. Memanen Buah Durian

 

Secara umum, membutuhkan waktu selama 8 tahun bagi pohon durian yang ditanam dari biji untuk mulai berbunga. Pohon durian tidak berbuah disepanjang waktu, melainkan hanya pada musim kemarau.

Buah durian matang ditandai dengan perubahan warna dan mengeluarkan bau menyengat. Agar buah tidak jatuh ke tanah, Anda bisa mengikat buah dengan rafia setelah berukuran cukup besar.

 

Demikianlah sedikit pembahasan tentang enam cara menanam durian dari biji agar cepat berbuah yang bisa Anda coba di rumah. Karena sekarang sudah mengetahui bagaimana langkah-langkah yang tepat, maka tidak perlu bingung lagi harus melakukan apa.

Leave a Reply